Gambar : Almarhum Tengku Zulkarnain.
Suaraposkodualima - Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka disampaikan langsung oleh dr Diana Tabrani, pengelola Rumah Sakit Tabrani, Pekanbaru, saat menyampaikan telah meninggal dunianya Ustadz Tengku Zulkarnain.
Pendakwah sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain meninggal dunia dalam kondisi terpapar covid-19, kabar meninggalnya pentolan GNPF ulama itu dibenarkan wakil ketua dewan pertimbangan MUI, Muhyiddin Junaidi.
"Iya benar meninggal dunia tadi sekitar habis Maghrib. Saya dapat kabar dari keluarganya langsung. Dari UAS (Ustadz Abdul Somad) juga tadi sudah konfirmasi," kata Muhyiddin kepada suaraposkodualima Senin (10/5/21).
Tengku Zulkarnain dikenal sebagai seorang pendakwah dan ustadz yang vokal di Indonesia. Tengku Zulkarnain berdarah melayu Deli dan Riau. Ia lahir di Medan, Sumatra Utara, 14 Agustus 1963.
Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia saat azan Maghrib atau berbuka puasa, di RS Tabrani, Jalan Sudirman, Pekanbaru.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ustadz Tengku Zulkarnain," kata dr Diana Tabrani.
Diana Tabrani mengatakan, Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia usai mencoba melawan virus corona yang menggerogoti tubuhnya sejak pekan lalu. Ustadz Tengku Zulkarnain dikenal sebagai penceramah dengan gaya khasnya, melayu Medan. Ia mampu membius jemaah dengan gayanya khas tersebut, termasuk jemaah di Pulau Sumatera. (Red/khauripan)




