Suaraposkodualima

Rabu, 07 April 2021

Sebanyak 67 Mahasiswa Fakultas Hukum UWKS Ikuti Yudisium Semester Gasal Tahun 2020-2021.


Surabaya, suaraposkodualima -
Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), telah melangsungkan acara yudisium Program Studi Ilmu Hukum dan Program Studi Magister Ilmu Hukum semester gasal 2020-2021, di gedung bangsal Pancasila UWKS pada hari Rabu (7/4/21).

Yudisium kali ini diikuti 67 mahasiswa, diantaranya 64 mahasiswa/i program sarjana dan 3 mahasiswa program magister hukum. Dalam rangkaian yudisium Fakultas Hukum, Ketua Yayasan Wijaya Kusuma Drs. Soedjatmiko, MM, memberikan nasehat kepada para yudisiawan melalui lagu.

Soedijatmiko menyampaikan pesan kepada puluhan mahasiswa melalui lagu yang dibuatnya. Satu album yang terdiri atas 7 lagu direlease secara terbuka. Ketujuh lagu tersebut ialah, Sunatulloh, Mau Mampu Maju, Urip iku Urup, Mutiara Kehidupan, Jamu Jati Kendi, Keji Beling, dan yang terakhir Sirolah, Datolah, Sipatolah.

Dalam lagu dengan judul Sirolah, Datolah, dan Sipatolah mengandung makna yang dalam, mahasiswa UWKS harus tanggap terhadap perubahan, senantiasa jamu jati kendi yang artinya jaga mulut, jaga hati, kendali diri, melestarikan alam dan memanusiakan manusia di manapun berada. Lagu ini memuat nilai kebersamaan, kebersamaan ini cermin dari keharmonisan, tuturnya.

Gambar : Ketua Yayasan UWKS Drs. Soedjatmiko, MM.

Ditempat yang sama, Andi Aruji kepala BAKH menambahkan, lagu untuk mahasiswa terbingkai dalam album Lestari-Bestarinya Kehidupan yang terdiri atas 7 lagu yaitu Sunatulloh, Mau Mampu Maju, Urip iku Urup, Mutiara Kehidupan, Jamu Jati Kendi, Keji Beling, dan yang terakhir Sirolah, Datolah, Sipatolah.

Lagu-lagu tersebut dibawakan dalam acara yudisium Fakultas Hukum oleh Fajar, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan video klip disutradarai oleh Jarmani, S.Pd., M.Pd. dosen Fakultas Bahasa dan Sains, tambah Andi.

Gambar: Dr. Umi Enggarsasi, S,H., M.Hum (kiri).
Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Dr. Umi Enggarsasi, S,H., M.Hum mengatakan, Fakultas Hukum UWKS telah bekerjasama dengan Fakultas Hukum Youngsan University Korea Selatan, dan Insyallah bulan Agustus nanti kita akan mulai mengirimkan mahasiswa kesana untuk melanjutkan pendidikan S.2 disana, setelah itu semoga setiap semester kita bisa mengirim mahasiswa kesana, kata Enggar.

Saat yudisium tiba, tidak ada yang lebih penting buat mahasiswa selain nilai. Setiap mahasiswa pasti penasaran dengan indeks prestasi komulatif yang diperolehnya. Namun ada peserta yang lebih menarik pada yudisium kali ini, dia adalah H.Sulistyo, SH, peserta tertua, bapak dua anak kelahiran tahun 1976 ini, mendapatkan predikat cumlaude, dengan Nilai Indeks Prestasi Kumulatifnya (IPK) 3,86 dan menduduki posisi ke 2.

Gambar : H.Sulistyo. SH.
Kepada suaraposkodualima mengatakan, walaupun banyak rintangan yang dilalui antara mengurus rumah tangga dan pekerjaan manun berkat support para pimpinan disini, pada akhirnya bisa mendapatkan buah yang diinginkan oleh setiap mahasiswa yaitu nilai dengan predikat cumlaude.

"Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan pendidikan ini selama 3,5 tahun dan dapat nilai dengan predikat cumlaude, yang selanjutnya saya akan melanjutkan S.2", ujar Sulistio dengan wajah sumringah.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan saya, Bapak Drs. Soedjatmiko, MM, yang selalu mensupport dan mendukung saya untuk belajar, belajar dan belajar karena belajar tidak mengenal usia demikian kata beliau", pungkas karyawan bagian administrasi UWKS ini. (Red/khauripan)