Suaraposkodualima - Bagi bapak / ibu yang sudah disuntik vaksin ke 1 (pertama) : Supaya tidak banyak beraktifitas yang berat-berat. Lebih banyak istirahat. Jangan pergi kemana-mana dahulu. Mengapa, karena apabila sudah divaksin, justru lebih gampang terinfeksi virus, penyebabnya adalah imunitas tubuh belum terbentuk dengan sempurna masih berproses.
Lebih jelasnya, antibodi terbentuk sempurna antara 2 s/d 3 minggu setelah vaksin ke 2 (kedua). Buat membantu pengertian bersama, terlebih lagi bagi golongan lansia yang tidak begitu mengerti bagi yang sudah vaksin setelah 2 x suntik.
Vaksin 1 : Bagi lansia harus menunggu 28 hari untuk Vaksin ke 2. Sedangkan untuk bukan lansia biasanya menunggu 14 hari untuk vaksin ke 2. Kenapa, karena Vaksin 1 harus bereaksi dulu dengan tubuh dan mulai membangun sistem kekebalan.
Dalam masa ini kalau kita dekat-dekat orang yang positif Covid tetap berbahaya, karena kekebalan anti Covid nya belum siap, kekebalan baru terbentuk setidaknya 21 hari kemudian.
Vaksin ke 2 : Namanya tahap ke dua. Pembangunan sistem imunitas anti Covid tahap ke 2 juga perlu waktu untuk tumbuh dan berkembang serta menjalin kekebalan dengan antigen yang di suntik di vaksin tahap 1. Ini memerlukan waktu kira-kira 14 - 21 hari baru bisa efektif. Setelah berjalan 3 minggu setelah vaksin tahap ke 2 disuntikan, barulah imunitas Covid (kekebalan tubuh) aktif untuk memerangi Covid.
Dalam periode selama 14 hari setelah suntikan ke 2, apakah akan kena Covid kalau kita dekat- dekat orang positif Covid tetap berbahaya dan bisa tertular karena kekebalan anti Covid belum siap.
Jadi kesimpulannya : Untuk bisa efektif vaksin Covid ini, harus menunggu 2 bulan sejak kita divaksin tahap 1 ke vaksin 2 sampai kekebalan terbangun. Dan inipun baru 85% - 92% bisa kebal Covid belum 100% jadi kebal Covid. Jadi Vaksin itu istilah nya seperti bangun tembok melawan banjir, sepetak petak satu-satu dahulu, jadi bukan seperti sulap sihir langsung disuntik terus kebal.
Yang ditakutkan adalah karena salah pemahaman, banyak yg merasa sudah bebas dan kebal terhadap Covid karena sudah divaksin. Jika banyak yang berpikiran demikian, akan mengakibatkan meledaknya kasus Covid lagi, dan percuma akhirnya hanya menghabiskan uang negara. (Red/b.soenarko)



