Suaraposkodualima

Sabtu, 06 Februari 2021

Doa Para Penduduk Langit.


Jika seseorang sering riyadoh atau laku ruhani, maka ketika dzikir atau meditasi akan sering mengalami Mi'roj ruhani. Sukmanya akan naik ke langit ruhani, sehingga sukmanya bisa bertemu dengan para Malaikat, ruh para Nabi dan Rasul.

Begitu juga sukmanya bisa ketemu dengan ruh para Wali Allah baik yang telah wafat maupun yang masih hidup. Mereka itulah para Wali Allah yang masih hidup sebagai lentera - lentera Allah di bumi. Itulah para penduduk langit. Tubuhnya hidup di bumi tapi ruh/sukmanya sering berada di langit ruhani.

Kebanyakan dari penduduk langit itu, ketika di bumi tidak memakai jubah, tidak mengenakan surban. Sebagian memang berasal dari ulamak atau kiyai, tapi sebagian besar justru dari orang - biasa yang sholeh dan hatinya bersih. Kebanyakan dari mereka tidak hafal Al-FIYAH, apalagi mereka tidak bisa membaca kitab kuning, tapi mereka mampu membaca dan memahami "Kitab Teles" (Kitab Basah).

Mereka ketika membaca al-Quran tidak sefasih anak- anak ngaji Qiroati. Lidahnya belepotan, bahkan banyak yang tidak hafal al-Qur'an. Akan tetapi akhlak mereka selalu mengikuti Al-Qur'an. 

Para penduduk langit tidak suka menceramahi orang, apalagi jadi orang yang ahli pidato dan ceramah di Televisi. Mereka justru lebih suka menceramahi dirinya sendiri, menasehati dan memperbaiki jiwanya sendiri.

Ketika pergi ke Masjid merekapun berpenampilan biasa, duduknya sering bersama orang-orang biasa, kadang di belakang dan dipojokan Masjid. Sukma mereka justru lebih sering pergi ke "Masjidil Aqsho" untuk Mi'roj ruhani.

Mereka tidak gila hormat dan derajat kegamaan. Tidak mencari gelar Ustadz, Kiyai, Ajengan, Syeikh apalagi dipanggil Haji. Yang mereka cari adalah keridhoan dan ke cintaan dari Allah.

Kebanyakan mereka pandai menyamar berpenampilan orang biasa, ada yang menyamar menjadi pemulung dan gembel. Ada yang menjadi musafir melakukan pengembaraan, ada yang jadi petani, ada yang jualan es dan pedagang.

Bagi orang yang suka laku ruhani, diwaktu dzikir/meditasi sering didatangi untuk didoakan agar perjalanan ruhaninya dimudahkan oleh Allah. Kadang mereka mengajari secara ruhani,  memberi dzikir/amalan atau doa agar diamalkan.

Jika ada orang yang sedang berdoa lalu diaminkan oleh mereka (penduduk langit) maka doanya akan mustajab, mereka sering mendoakan orang yang sedang kesusahan dan kebingungan.

Para penduduk langit mempunyai tugas masing-masing sesuai perintah dari Allah untuk menjaga suatu daerah.  Karena dengan welas - asih dan doa mereka suatu daerah akan aman dari bencana dan malapetaka. Lalu bagaimana agar kita disayangi dan didoakan oleh penduduk langit...?

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Orang-orang yang penyayang niscaya akan disayangi pula oleh ar-Rahman (Allah). Maka sayangilah penduduk bumi niscaya yang di atas langit pun akan menyayangi kalian.” (HR. Abu Dawud)

`Do'a Penduduk Langit`

Oleh : Idham Huri

~ Suaraposkodualima ~