Suaraposkodualima

Minggu, 24 Januari 2021

Idham Huri : Lowongan Manusia Langit.

Satu-persatu orang-orang yang Sholeh di Negeri ini telah diambil untuk pulang kembali ke asal-Nya. Selama ini merekalah penyanggah negeri ini dari murka dan adzab yang telah diperbuat penduduk negeri.

Dengan doa, barokah dan cahaya cinta mereka negeri ini menjadi aman dan selalu mendapatkan limpahan rahmat dari Allah. Mereka itu walaupun hidupnya dibumi akan tetapi ruh mereka selalu di langit ruhani.

Sekarang manusia-manusia langit telah banyak yang pulang kembali ke Cahaya. Bumi semakin redup, jika kondisinya begini bisa muncul ketidak seimbangan, sehingga bumi semakin panas, angkara murka makin merajalela. Manusia-manusia durjana akan menguasai bumi menebar enerji kebencian.

Semoga saja banyak orang-orang yang sholeh menjadi manusia langit, mengisi kursi yang kosong. Jika jabatan di perusahaan dan perkantoran banyak sekali orang beramai- ramai antri untuk mendaftar. Berbeda dengan Kursi Langit  banyak yang kosong, sedangkan yang daftar sangat sepi sekali.

Jika di bumi ada regenasi jabatan, maka penduduk langit - pun juga mengenal regenerasi ruhani. Saat ada wali yang wafat pasti ada yang menggantikannya. Banyak sekali orang-orang yang sholeh layak menjadi manusia-manusia langit, membuat regenerasi terus berlangsung, sehingga bumi terus bercahaya penuh dengan jiwa-jiwa yang menebarkan cinta kasih kepada penduduk bumi.

Abu Nuaim dalam mukadimah kitab Hilyatul Auliya wa Thabaqath Al Ashfiya menjelaskan  " Para wali Allah itu mempunyai sifat dan tanda yang nyata. Orang-orang yang berakal dan shaleh bersikap loyal kepada mereka dengan sukarela. Bahkan para syuhada dan nabi pun iri dengan kedudukan para wali. Keterangan ini bersandar pada sebuah hadits:

"Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu terdapat orang-orang yang bukan nabi dan bukan pula syuhada, namun para nabi dan syuhada iri kepada mereka di hari kiamat karena kedudukan mereka di hadapan Allah.

Seorang lelaki bertanya, siapa mereka dan apa amal mereka? Barangkali kami bisa mencintai mereka. 

Rasulullah menjawab, " Yaitu suatu kaum yang saling mencintai semata karena ruh Allah tanpa ada hubungan rahim di antara mereka dan bukan karena harta benda yang saling mereka berikan. Demi Allah wajah mereka benar-benar cahaya, dan sesungguhnya benar-benar di atas mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut saat manusia takut, dan tidak pula bersedih hati saat manusia bersedih hati." ( Hr. Imam Ahmad).

Lowongan Manusia Langit

Oleh : Idham Huri

                 ~ Suaraposkodualima ~