Gambar : Husni Bontong
Suaraposkosualima - Jembatan Pulau Balang di Kalimantan Timur, yang menghubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara sepanjang 804 meter ini akan menjadi penghubung ke Ibu Kota Negara (IKN) baru yang pengerjaannya hampir 100% rampung.
Salah satu sosok yang ikut bangga dengan pembangunan Jembatan Pulau Balang adalah 'insinyur' muda, Gusni Bontong, perempuan pemilik senyum yang manis kelahiran Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, pada 7 Agustus 1994, saat ditemui konstributor suaraposkodualima menceritakan.
Gusni menerima tawaran dari seniornya untuk kerja di proyek jembatan tersebut pada Juli 2017, dan mendapat peran yang cukup penting, yakni sebagai quality engineer. Dimana lulusan SMA Negeri 1 Rantepao ini harus memastikan kualitas bahan, metode kerja dan hasil pekerjaan sesuai spesifikasi.
Walau penampilannya terlihat sangat feminim dengan senyumannya yang manis, namun bila sudah berada di lapangan, ia berubah menjadi perempuan tangguh, dan tak kalah dengan pekerja laki-laki yang biasa di proyek.
Bekerja di proyek pembangunan jembatan terpanjang kedua di Indonesia ini menjadi tantangan tersendiri bagi Gusni. Bisa menambah banyak pengalaman. Sedangkan dukanya, hanya karena harus bekerja di pulau tidak ada penghuni dan tidak ada signal, ucapnya
Pembangunan jembatan pulau Balang dimulai pada tahun 2015, kemudian pada tahun 2019 Presiden Jokowi mengumumkan IKN baru di Kalimantan Timur yang mencakup sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Banyak peluang yang terbuka di tengah kemajuan teknologi dan informasi, banyak pula tantangan yang harus dihadapi pemuda Indonesia di era modern. Lain generasi, lain pula cara yang dijalankan. Tetapi peran kita sebagai pemuda tetap satu, mewujudkan mimpi Indonesia yang berkualitas dan menjaga persatuan Indonesia. Jadi gimana cara Dream Warriors dalam menghadapi tantangan di era modern, hiduplah dengan mempunyai impian dan harapan bukan hidup dalam mimpi, pungkas ceritanya. (Red/niluh ishanori)






