Suaraposkodualima

Minggu, 25 April 2021

Di Bulan Ramadhan Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung Adakan Festival Fashion Busana Muslim.


Tulungagung, suaraposkodualima - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung, menggelar festival fashion muslim berbasis kearifan lokal di Gedung Olah Raga Lembu Peteng Tulungagung, Sabtu (24/4/21).

Pergelaran festival fashion busana muslim di gelar dengan tujuan untuk mengangkat kerajinan batik khas Tulungagung bisa bersaing di kancah nasional maupun internasional. Agar pelaku usaha batik khas Tulungagung bisa mendapat kesempatan mengembangkan ekonomi kreatif dan inovatifnya, ucap Bambang Ernawan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan kepada suaraposkodualima di sela acara.

Ekonomi berbasis ide kreatif dan inovatif ini sangat memberikan tempat bagi pengembangan produk-produk Indonesia berdaya saing, sekaligus mempertahankan eksistensi dan jati diri bangsa. 

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Bhirowo

Tampak hadir, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Bhirowo, MM, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri, Kepala Dinas UMKM, Ketua umum, Ketua harian Dekranasda. Festival ini melibatkan tidak kurang dari seratus peserta, dengan tema menjunjung produk khas batik Tulungagung.

Festival ini memberikan kesempatan kepada para pengusaha batik di Tulungagung agar bisa meningkatkan ekonomi kreatif serta mampu mengekspor produk fashionnya yang lebih, berupaya untuk mendorong sektor-sektor berpotensi untuk memasuki pasar global.

"Ini salah satu promosi produk ekonomi kreatif sektor busana fashion kearifan lokal, selain mampu memberikan pelayanan yang kreatif dan inovatif bagi pengusaha" tambah Bambang.

  
Kadis Pariwisara & Kebudayaan Bambang Ernawan.

Sementara itu Bupati Tulungagung dalam sambutannya mengatakan, sangat berharap, festival fashion muslim dapat memberikan inovasi bagi pengusaha, membuka kesempatan pengusaha batik Tulungagung dengan membangun ekonomi kreatif dengan kerajinan batik tulis dan batik printing. Batik khas daerah ini agar lebih banyak dikenal, maka perlu digelar muslim festival fashion, dan harus mendapat dukungan penuh, katanya.

Semua ini bisa mengangkat produk batik Tulungagung hingga dikenal di tingkat nasional maupun internasional, dan ini diperlukan wadah. Khas ini telah dikenal dari masyarakat bawah sampai menengah atas, dan memenuhi kualitas batiknya. Maka diharapkan mampu melayani permintaan pasar. Maka pengrajin harus betul-betul kreatif, sebab masyarakat sudah banyak mengenalnya, kata Bupati usai membuka festival muslim fashion.

Ditengah Pandemi covid-19 diharapkan masyarakat, tetap selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes), meskipun angka penyebaran covid mulai menurun, namun, kita tetap waspada dan harus menerapkan prokes, pungkas Bupati. (Red/adenan)